1 Oktober untuk Pancasila

2
46
views

Upacara bendera SMA 1 PEKALONGAN dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2017 di halaman utama. Bapak Sulikin, M.Pd menjadi Pembina Upacara hari penting ini.

Seperti yang telah diketahui bahwa Bangsa Indonesia hari ini memperingati Hari Kesaktian Pancasila yang sangat berkaitan bagi terciptanya kehidupan berbangsa dan bernegara di Republik Indonesia.Peringatan Kesaktian Pancasila ini berakar pada sebuah peristiwa tanggal 30 September  1965.

Konon, ini adalah awal dari Gerakan 30 September (G.30.S/PKI).

Oleh pemerintah Indonesia, pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis.Pada saat itu setidaknya ada enam orang Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta.Namun, berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Maka, tanggal 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila dalam sejarah Republik Indonesia.

Upacara Hari Kesaktian Pancasila kali ini dilaksanakan dari sekitar pukul 07.00 s.d. 07.30 .Meskipun singkat ,namun upacara ini sangat berarti bagi kita semua dalam mengenang jasa-jasa Pahlawan Revolusi dalam peristiwa tersebut .

Semua mengikuti upacara ini dengan hikmat , walaupun tidak secerah hari biasanya. Sama halnya upacara hari tertentu biasanya dalam Upacara ini juga diiringi dengan pembacaan Ikrar oleh Bapak Kepala SMAN 1 Pekalongan. Namun yang berbeda dalam upacara hari ini ,juga bertepatan dengan Purna Tugas salah satu Staf TU SMANSA,yaitu Bapak Agus Taman yang telah mengabdi cukup lama,yakni 32 tahun 7 bulan untuk SMANSA . Diakhir Purna Tugasnya ini beliau menyampaikan beberapa doa,harapan dan terimakasih melalui Pidato dalam detik-detik terakhir menjelang upacara ini berakhir.

Semoga kita dapat memaknai upacara ini ,meneladani,dan menerapkan Ikrar yang telah dibacakan oleh Bapak Sulikin tadi dalam kehidupan sehari-hari dan mengenang jasa Pahlawan Revolusi.

2 COMMENTS

Leave a Reply