Astrologi Rasa

0
42
views

Astrologi Rasa

Adalah dia yang selalu bisa membuat ku mencari keberadaannya.
Adalah dia sang orion di atas horizon.
Adalah dia sebuah ketidakpastian bagaikan teori orbital heisenberg.
Adalah dia sebuah rumus rumit yang sulit dipecahakan.
Sorot matanya yang tajam bagaikan pancaran emisi yang jatuh ke determinan hati.
Menghasilkan luciferin yang terang di kegelapan malam.
Mengalahkan bintang dengan magnitudo paling rendah.
Perasaan rumit bagaikan sebuah limit tak tersampaikan.
Detak aneh apabila melihatnya, bagaikan inti atom yang saling bergesekan.
Menghasilkan radioaktiv yang besar tiada tara.
Namun, jarak antara kita bagaikan radius kritis limit roche, tidak mungkin aku dapat mendekat apalagi menyentuhmu.
Bagaikan zenith dan nadir yang tak mungkin bisa menyatu.
Apabila einstein menetapkan waktu bersifat relatif, apakah jarak tersebut juga bersifat relatif? Ataukah absolut?
Hanya sang waktu lah yang dapat menjawab semua pertanyaan itu.
300.000 km/detik kecepatan cahaya tidak akan mampu mengalahkan kecepatan hatiku untuk bergerak mendekatimu.
Jika pendulum Foucault membuthkan waktu 24 jam untuk bergerak memutar 360°,berapa lama waktu yang dibutuhkan agar hati kita bisa saling bergerak mendekat?

-LIZ-

Leave a Reply