Tips Membagi Waktu Belajar dan Organisasi Untuk Organisator di SMANSA

0

Hai Kartinians!

Sekolah merupakan tempat bagi para pelajar dalam mencari ilmu, mengembangkan diri baik itu dibidang akademik maupun dalam sebuah organisasi. Tak dapat dipungkiri bahwa berorganisasi (aktivis) juga sama pentingnya dengan kuliah atau belajar. Bahkan dengan menjadi seorang aktivis, banyak pengalaman dan kematangan yang akan kita peroleh. Oleh karena itulah belajar dan berorganisasi harus bisa berjalan seimbang, karena kedua hal tersebut saling melengkapi dan memiliki peran penting dalam kehidupan kita kedepannya. Berorganisasi dan menjadi aktivis memang sangat berguna, namun jangan dilupakan tujuan utamanya adalah tetap belajar.

Berikut beberapa tips membagi waktu bealajar dan berorganisasi:

  1. Buat jadwal kegiatan rutin. Butlah list mengenai jadwal belajar, ekskul, les, organisasi dan kegiatan lainnya. Setelah itu susun secara rapi dan rinci sedemikian rupa, sehingga setiap harinya jadwal mu tersusun dengan baik. Penempatan waktu belajar dan istirahat kamu disesuaikan dengan tipe kamu, maksudnya kalau kamu terbiasa belajar dengan suasana sepi, belajar bisa di pagi hari atau waktu subuh.
  2. Dahulukan hal–hal yang penting atau sifatnya mendesak, contohnya pekerjaan – pekerjaan yang memiliki tenggat waktu atau deadline.
  3. Jangan menunda pekerjaan. Menunda pekerjaan adalah kebiasaan yang buruk dan tidak bertanggung jawab. Seringkali kita merasa dapat menyelesaikan semua pekerjaan sesuai dengan deadline. Namun nyatanya karena terlalu sering menunda – nunda pekerjaan, akhirnya malah membuat jadwal belajar dan keorganisasian kita menjadi bentrok. Misal bagi kamu yang pelajar, jangan menunda membuat pekerjaan rumah yang diberikan guru. Selesaikan dulu hal yang penting baru dapat melakukan kegiatan keorganisasian dengan nyaman tanpa ada beban. Jika kita terbiasa mencicil pekerjaan – pekerjaan yang diembankan kepada kita pasti semua akan berjalan beriringan dengan baik.
  4. Posisi menentukan. Carilah posisi dalam organisasi yang tugasnya tidak terlalu berat untuk kamu dan pastinya yang sesuai juga dengan bidangmu. Jangan sok mau mengambil tugas yang sebenarnya tidak atau kurang kamu kuasai, karena pada akhirnya toh kamu juga yang akan keteteran nantinya.
  5. Komunikasi. Biasakan bersikap dan berkomunikasi asertif (berani dan tegas dalam membuat atau mengambil keputusan, cepat bertindak dan berani ngungkapkan ide). Misal, besok kamu harus menghadapi ulangan semester, akan tetapi kamu juga memiliki agenda rapat yang sepertinya mendesak dalam organisasi yang kamu geluti. Nah, dalam situasi ini kamu harus berani mengatakan tidak, tapi tentunya masih tetap dalam koridor kesantunan ya. Ulangan semester lebih penting ketimbang rapat organisasi, yang boleh jadi penting juga bagi orang lain, tapi mungkin tidak bagi kamu yang tujuan utamanya adalah menimba ilmu atau belajar. Lagipula, rapat kan bisa diganti lain hari, tapi ulangan semester tentu saja tidak bisa dong.
  6. Optimis berorganisasi. Dengan berorganisasi kamu bisa lebih terlatih untuk bersosialisasi lebih baik lagi dengan orang lain. Ilmu oke, organisasi mantap. Karena setelah tamat nanti pasti deh kita tak akan merasa canggung lagi dengan dunia perkuliahan dan keorganisasian.

Meski awalnya mungkin akan terasa berat buat kamu, namun jika kamu jalani sungguh – sungguh, percayalah kamu akan memetik buah yang manis nantinya. 🙂 VIVA SMANSA!

Previous articleSendratari 2018
Next articlePelepasan Pramuka Penegak SMA N 1 Pekalongan
My name is Neisya Kirana. I'm from X IPS 1. My hobby is writing and drawing. I like to write about research or something new. I like to draw on canvas with watercolors ^_^
SHARE

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.