Contoh Pidato Bahasa Indonesia

0

Asalamualaikum W. W.
Yth. Ibu Diyana selaku guru Bahasa Indonesia
dan rekan-rekan kelas XI MIPA 3 yang saya sayangi

Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita sehingga pada siang hari ini kita dapat berkumpul disini dalam keadaan sehat walafiat tanpa halangan suatu apapun.
Rekan – rekan yang berbahagia,
Memiliki bisnis sendiri merupakan impian hampir semua orang. Merintis sebuah bisnis bisa dilakukan kapan saja, termasuk ketika kita masih berusia cukup muda.
Memiliki bisnis di usia muda merupakan sebuah hal yang berani dan hebat, karena di usia yang seharusnya digunakan untuk bersenang-senang, sudah digunakan untuk menghadapi risiko yang terjadi saat menjalankan bisnis. Hal inilah yang melatarbelakangi saya untuk menyampaikan pidato dengan judul “Memulai Bisnis di Usia Muda dapat Membentuk Mental Wirausaha yang Kuat”

Teman-teman yang saya sayangi,
Bisnis bisa diartikan menjadi suatu kesibukan atau aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan atau nilai tambah.
Berbisnis di usia muda bukan sebuah hal yang mustahil. Elang Gumilang berhasil mendatangkan omzet belasan miliar ketika usianya baru menginjak 22 tahun, atau bisa juga kita belajar dari kepiawaian Bill Gates (sang penemu Microsoft) yang mulai merintis bisnisnya ketika Ia masih berstatus sebagai mahasiswa Harvard University.

Membangun bisnis memerlukan dua proses utama, yaitu proses membangun mental berwirausaha dan proses manajerial bisnis. Proses yang paling penting (critical) adalah proses membangun mental. Dibutuhkan waktu dan pengalaman praktek bisnis yang lama untuk bisa memiliki mental baja dan naluri dalam berbisnis. Itulah sebabnya mental bisnis ini perlu dibangun sejak muda. Mengapa? karena, dalam berbisnis untuk bisa mencapai keberhasilan perlu perencanaan yang matang untuk menghadapi segala kemungkinan yang ada seperti kegagalan.

Kemudian, bagaimana cara agar kita dapat membentuk mental wirausaha yang kuat? Caranya, dengan menerapkan hal-hal seperti berpikir positif, tidak mudah menyerah, keberanian mengambil risiko, dan sabar dalam menjalankan bisnis sejak usia muda.
1. Berpikir positif

Berpikir positif dapat dilakukan dengan cara terus menerus menanamkan kalimat semangat dalam hati bahwa “Saya bisa dan saya mampu”.

2. Tidak mudah menyerah
Dalam menjalankan bisnis, pastilah tidak akan selalu berjalan dengan mulus. Ada kalanya kita jatuh. Namun, jangan jadikan jatuhnya kita sebagai penghalang bisnis. Bangkit kembali dan jangan mudah menyerah.

3. Keberanian mengambil risiko
Berani mengambil risiko berarti berani keluar dari zona nyaman. Kita tidak akan pernah bisa maju jika kita terus-menerus berada di zona nyaman. Ambillah risiko dan hadapi apa yang menanti di depanmu.

4. Sabar
Sabar adalah kunci utama seseorang untuk mencapai kesuksesan. Ingatlah selalu bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda. Sabar menghadapi cobaan dalam menjalankan bisnis dan jangan lupa berdoa.
Apabila cara di atas dapat kita terapkan dalam menjalankan bisnis sejak usia muda, mental wirausaha akan dapat kita bentuk dengan kuat.

Teman – teman yang saya cintai,
Banyak dari kita memiliki gagasan bisnis, namun seringkali hanya terhenti sampai di situ. Akibatnya, kita merasa bosan untuk memulai bisnis. Seakan-akan ada tembok besar yang menghalangi untuk menjalankan bisnis. Barangkali masih ada pemahaman yang keliru di dalam diri kita. Dalam web pribadinya —fadelmuhammad.org, Fadel Muhammad menjelaskan tentang beberapa mitos yang biasanya menghinggapi pebisnis pemula. Saya akan menyampaikan dua diantaranya, yaitu :
Mitos 1: Entrepreneur adalah pelaku, bukan pemikir. Mitos ini mengakibatkan orang yang bertipe pemikir menjadi kurang percaya diri untuk membangun bisnis. Sebenarnya tidak perlu diperdebatkan karena seseorang yang bertipe pemikir atau pelaku memiliki kesempatan untuk menjadi entrepreneur.
Mitos 2: Entrepreneur selalu merupakan penemu. Mitos ini mengakibatkan pemahaman yang keliru. Orang selalu berpikir untuk berbisnis harus dengan ide yang original alias tidak meniru. Padahal ada 3 prinsip dalam menciptakan bisnis, mencermati bisnis yang sudah ada, mempraktekkannya, lalu berinovasi.
Mitos-mitos itulah yang akhirnya menjadi “mental blocks”. Harus kita dobrak supaya keberanian di dalam berbisnis muncul. Jika tidak didobrak, semakin tambah usia kita, semakin kuat mitos-mitos tadi mempengaruhi pikiran bawah sadar kita dan akibatnya akan menutup seluruh potensi, bakat dan kemampuan yang kita miliki. Selagi masih muda, mari mitos itu kita hilangkan melalui serangkaian proses learning by doing, yang artinya, kita belajar dengan cara memulai bisnis.

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan di hati. Terima kasih.
Wasalamualaikum W.W.

Previous articleTersesat (last part)
Next articleReview Anime Movie “Wolf Children”
si mata empat yang paling kece! Bawaannya sendu-sendu gimana gitu,hehe. Mencoba productive tapi ujung-ujungnya hmmm jangan tanya...
SHARE

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.